16 Distro Linux Terbaik Tahun 2016


Assalamu’alaikum Wr Wb., begitu banyak pilihan distro Linux yang tersedia saat ini. Berbagai varian untuk berbagai keperluan. Masing-masing distro Linux tersebut hadir dengan berbagai kelebihan yang ditawarkannya.Mungkin beberapa diantara kita seringkali bertanya manakah yang terbaik yang seharusnya kita gunakan? Bicara yang terbaik, tentu saja hal itu bersifat relatif, dan tergantung setiap individu. Namun, kali ini saya akan berbagi mengenai Distro Linux Terbaik Tahun 2016 yang saya kutip dari situs linux.com yang bisa anda jadikan sebagai bahan referensi atau acuan bagi anda memilih distro Linux yang tepat.

1. Opensus

OpenSuse merupakan distro Linux yang dikembangkan oleh komunitas, distro ini juga disponsori oleh perusahaan Linux tertua yaitu SUSE. SUSE Sendiri didirikan hanya satu tahun setelah Linux dibuat. Tahun ini, OpenSuse memutuskan untuk lebih dekat dengan SUSE Linux Enteprise dengan berbagi source code yang sama dengan dirilisnya OpenSuse LEAP.

Hadirnya OpenSuses Leap akan memungkinkan baik OpenSuse dan juga SUSE Linux Enteprise untuk berbagi manfaat satu sama lain. Selain itu rilis versi terbaru OpenSuse akan mengikuti atau menyesuaikan dengan jadwal rilis Suse Linux Enteprise.

Selain OpenSuse Leap, terdapat varian lain dari OpenSuse yaitu OpenSuse Tumbleweed yang menggunakan konsep rolling release.

2. Arch Linux

Arch Linux merupakan distro Linux yang menerapkan sistem Rolling Release terbaik yang ada saat ini. Selain itu Arch Linux memiliki berbagai kelebihan yang membuatnya menjadi distro Linux paling customizable atau paling cocok bagi anda yang suka mengoprek sistem Linux.Arch Linux merupakan distro yang paling cocok untuk anda gunakan untuk mempelajari Linux secara mendalam karena anda diharuskan menginstal semuanya secara manual, hal ini juga membuat anda dapat menjadikan Arch Linux seperti apapun yang anda suka, sesuai dengan keinginan anda.Selain itu, dengan sistem rolling release yang diterapkan, Arch Linux selalu menjalankan paket software terbaru, dan selalu update.Arch Linux juga hadir dengan dokumentasi yang sangat baik yang dapat membantu anda dalam mengatasi berbagai permasalahan teknis, dan juga tersedia Arch User Repository (AUR) yang dapat anda gunakan untuk menginstall berbagai software yang anda perlukan.

3. ElementaryOS

Elementary OS merupakan salah satu distro Linux dengan tampilan yang cantik. Skema warna dengan abu-abu dan biru muda yang terkesan “adem” ketika dipandang, dikombinasikan dengan Wallpaper yang indah, serta design sederhana tapi elegan dari Desktop Enviroment Pantheon berbasis Gnome yang terasa mirip dengan MacOSX.Bagi anda yang ingin tampilan desktop atau user interface yang sederhana nan elegan, Elementary OS merupakan pilihan yang bagus untuk anda coba.

4. Solus OS

Solus OSSolus OS merupakan pendatang baru. Distro ini tidak berbasis pada distro Linux manapun. Selain itu Distro ini datang dengan tampilan minimalis dari desktop environment Budgie yang dibuat from scratch, akan tetapi dengan tujuan terintegrasi dengan Gnome. Tampilannya yang minimalis sekilas terlihat serupa dengan Chrome OS.Bagi anda yang ingin mencoba sesuatu yang baru dan fresh, Solus OS mungkin bisa menjadi pilihan yang tepat untuk anda.

5. Chrome OS/Chromium OS

Chrome OS dan Chromium OS merupakan sebuah distro Linux yang tidak biasa. Ini merupakan sebuah distro Linux berbasis browser yang difokuskan untuk melakukan aktivitas online, dan juga mengakses berbagai aplikasi online, dan berbasis web.

Bersama dengan Android, dengan Chromebook nya, Chrome OS telah berperan besar dalam meingkatkan popularitas Linux.

6. Ubuntu MATE



Ubuntu MATE dapat menjadi pilihan terbaik bagi pengguna laptop, terutama mereka yang memiliki spesifikasi laptop yang standar. Hal ini dikarenakan penggunaan desktop environment MATE dengan design sederhana yang cukup ringan memungkinkan untuk menghemat sumber daya yang ada pada laptop, sehingga memaksimalkan penggunaan laptop itu sendiri.

Selain itu, penggunaan baterai laptop juga dapat menjadi lebih hemat dengan desktop environment MATE yang ringan, akan tetapi cukup user friendly.

7. Lubuntu



Jika anda memiliki komputer lama, anda dapat memanfaatkannya kembali dengan menginstal Lubuntu ke dalam nya. Penggunaan Desktop Environment LXDE (pada versi selanjutnya menjadi LXQt) yang ringan, dikombinasikan dengan sistem operasi Ubuntu yang cukup user friendly menjadikan Lubuntu sebagai pilihan yang tepat bagi anda yang ingin kembali menggunakan komputer lama anda. Lubuntu dapat memberikan ‘nyawa’ baru kepada komputer lama anda untuk kembali berfungsi maksimal.

8. Snappy Ubuntu Core


Snappy Ubuntu Core merupakan pilihan terbaik untuk Internet of Things (IoT) yang memiliki potensi untuk mengubah berbagai menjadi perangkat pintar (smart devices) seperti router, coffeemaker, drones, dll. Yang membuatnya ebih menarik adalah cara yang dilakukan software ini mengatur updatenya dan menambahkan fitur tambahan untuk keamanan.

9. Linux Mint Cinnamon


 LinuxMint Cinnamon merupakan pilihan yang tepat untuk komputer desktop dan juga laptop dengan spesifikasi yang cukup tinggi. Kini Developer LinuxMint memilih untuk hanya menggunakan Ubuntu LTS sebagai basisnya. Hal ini menjadikan setiap rilisan dari Linux Mint menjadi jauh lebih stabil dari sebelumnya. Selain itu Desktop Environment Cinnamon yang cukup cantik dan juga user friendly kini menjadi jauh lebih baik setiap saat seiring dengan pengembangan yang dilakukan tim developer LinuxMint.

10. Steam OS


Beberapa orang mungkin berpendapat bahwa Linux tidaklah cocok untuk gaming, sehingga banyak orang yang melakukan dual booting antara Linux dan Windows hanya untuk gaming. Namun pendapat tersebut sekarang berusaha untuk dibantah oleh Valve Software dengan menghadirkan Steam OS.

Valve merupakan distributor game yang menghadirkan berbagai game untuk dijalankan pada berbagai platform dengan aplikasi Steam Client nya. Kini, Valve telah merilis sistem operasi nya sendiri yaitu Steam OS. Dengan Steam OS, Valve juga merilis Steam Machine, yang menjadi perangkat gaming berbasiskan Linux. Steam OS merupakan pilihan tepat bagi anda yang menyukai game.

11. Linux Tails


Di masa sekarang ini privasi kita dalam berselancar di Internet seringkali terancam. Entah itu sebuah perusahaan atau bahkan badan pemerintahan seringkali secara diam-diam memata-matai aktivitas yang kita lakukan di dunia maya.

Bagi anda yang benar-benar peduli dengan privasi dan keamanan anda, Tails (The Amnestic Incognito Live System) dapat menjadi solusi yang anda perlukan dalam menjaga privasi anda. Distro Linux berbasis Debian ini bahkan diakui oleh NSA mengancam misi dan keperluan mereka dalam memata-matai pengguna Internet.

12. Ubuntu Studio


Selain gaming, produksi multimedia merupakan salah satu kelemahan Linux. Hal ini disebabkan karena berbagai software untuk produksi multimedia untuk para profesional seringkali hanya tersedia pada Windows ataupun MacOSX. Walau begitu, masih banyak berbagai software alternatif untuk produksi multimedia pada Linux dengan kualitas yang baik. Namun, software yang bagus bukanlah satu-satunya hal yang diperlukan untuk produksi multimedia, diperlukan juga desktop environment yang ringan sehingga bisa memaksimalkan kinerja untuk produksi multimedia. Dengan berbagai software multimedia berkualitas dan juga penggunaan desktop environment xfce yang ringan, Ubuntu Studio merupakan pilihan tepat untuk keperluan produksi multimedia anda.

13. Linux SLE & RHEL



Pengguna Linux Enteprise mungkin tidak perlu bingung dalam menentukan pilihan distro mana yang harus mereka pilih, hal ini dikarenakan adanya dua pemain besar dalam pasar Linux Entepris, pilihan akan jatuh antar Suse Linux Enteprise Red Hat Enteprise Linux.

15. Linux Centos


Jika anda ingin menjalankan sebuah server berbasis Linux, pilihan terbaik yang patut anda coba ialah antar Debian atau CentOS. Baik Debian atau CentOS memiliki tingkat kestabilan sistem yang sangat baik dan juga memiliki basis komunitas yang sangat besar. Selain itu Keduanya memiliki masa dukungan yang sangat lama untuk setiap rilis versi barunya sehingga anda tidak perlu melakukan update terlalu sering.

16. Plasma Mobile


Meskipun Android yang notabene-nya juga merupakan sistem yang berbasis Linux masih memimpin pasar untuk sistem operasi pada perangkat mobile, banyak orang pada komunitas Linux berharap akan hadir sebuah distro yang dapat membawa software tradisional yang biasa digunakan pada komputer desktop untuk dapat beroperasi pada perangkat mobile.

Dan pada akhirnya Plasma Mobile berpotensi menjawab harapan tersebut, selain itu Plasma Mobile juga dikendalikan oleh komunitas sehingga diharapkan dapat memenuhi kebutuhan konsumen dibandingkan memenuhi tujuan sebuah perusahaan. Selain Plasma Mobile dan Android, menurut saya Ubuntu Phone juga merupakan OS untuk perangkat mobile yang patut untuk diperhitungkan.

Sekian dulu postingan saya tentang  16 Distro Linux Terbaik Tahun 2016 semoga bermanfaat
16 Distro Linux Terbaik Tahun 2016 16 Distro Linux Terbaik Tahun 2016 Reviewed by Laros on Minggu, September 25, 2016 Rating: 5
Rekomendasi Untuk Anda × +
Add Comments

Tidak ada komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.